Friday, November 24Magelang Online

Tag: diponegoro

Masjid Langgar Agung Diponegoro Magelang

Masjid Langgar Agung Diponegoro Magelang

Tempat Ibadah
Masjid Langgar Agung  Pangeran Diponegoro berada di Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Magelang. Hingga sekarang masjid tersebut masih kokoh berdiri dan masih digunakan untuk tempat ibadah umat Muslim warga lereng Menoreh. Terletak di kaki bukit perbukitan Menoreh, Masjid Langgar Agung Pahlawan Nasional Pangeran (PNP) Diponegoro masih kokoh berdiri. Konon Langgar Agung PNP Diponegoro awalnya adalah tempat Pangeran Diponegoro beribadah mujahadah atau bersemedi serta lokasi mengatur strategi untuk melawan penjajah Belanda antara tahun 1825 hingga 1830. Pangeran Diponegoro dalam berjuang dan mengembangkan agama Islam di perbukitan Menoreh masih dapat terlihat dari masjid ini. Dari tempat petilasan ini oleh penduduk sekitar dibangunlah langgar atau mushola pada tahun 1950 hingga 1972 atas pra
SMK KESDAM IV / Diponegoro

SMK KESDAM IV / Diponegoro

Pendidikan, SMA & SMK
Sekolah ini dibuka kembali pada tahun 1981 dengan nama SPK Kesdam IV/Diponegoro dibawah naungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2008 bergabung dengan Dinas Pendidikan dengan perubahan nomenklaktur menjadi SMK, yaitu SMK Kesdam IV/Diponegoro sampai dengan sekarang. Visi : Terwujudnya tamatan SMK Kesdam IV/Diponegoro Magelang yang cerdas, taqwa dan terampil dalam rangka mengantisipasi era global. Misi : Menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif. Meningkatkan pelaksanaan pengalaman ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Menyelenggarakan hubungan dan kerjasama yang baik dengan Rumah Sakit dan masyarakat yang saling menguntungkan. Kerja Sama: SMK Kesdam IV/Diponegoro - Magelang telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga, baik Lembaga
Museum Diponegoro Magelang

Museum Diponegoro Magelang

Pengetahuan, Wisata
Pangeran Diponegoro adalah salah satu seorang pahlawan Nasional yang mempunyai latar belakang sejarah yang cukup heroik. Beliau adalah seorang pimpinan yang bersifat tegas menghadapi Belanda baik fisik maupun diplomasi, sehingga Belanda pada waktu itu selalu banyak mengalami kegagalan. Namun dengan kelicikan Belanda yang dipimpin oleh Jenderal De Kock, Pangeran Diponegoro diajak berunding yang berakhir dengan penangkapan dirinya. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 20 Oktober 1830, di tempat kediaman rumah dinas Karesidenan Kedu. Pangeran Diponegoro merupakan Pahlawan Kemerdekaan yang berjuang melawan Belanda pada tahun 1825 sampai 1830, yang terkenal dengan Perang Diponegoro. Untuk mengenang jasa-jasanya maka ruang dimana Pangeran Diponegoro berunding dengan Belanda hingga ditangkap t...