Saturday, February 16Magelang Online

Potensi dan Komoditi Unggulan Kecamatan Bandongan Magelang

Wilayah Kecamatan Bandongan berada pada ketinggian 300-750 meter DPL meliputi 14 desa memiliki areal sawah 2.602 hektar merupakan daerah penghasil beras di Kabupaten Magelang. Luas tanam padi setiap tahunnya mencapai 4.864 hektar (data luas tanam tahun 2011) dengan produktifitas rata-rata mencapai 5,72 ton GKP/hektar.

potensi komoditi unggulan kecamatn bandongan magelangPadi Organik Bandongan

Sesuai program dinas dan program penyuluhan pertanian Kecamatan Bandongan, pada tahun 2012 ini terus dikembangkan agribisnis padi organik yang sudah dirintis sejak 3 tahun yang lalu, yang didukung pembelajaran petani dan penumbuhan kelompok usaha bersama(KUB) di enam desa pelaksana Program Pemberdayaan Petani melalui Teknologi dan Informasi Pertanian (P3TIP) / FEATY. Pada tahun ini agrobisnis padi organik berkembang di 9 desa se Kecamatan Bandongan pada areal 38 hektar dengan produktifitas rata-rata 42,5 ton GKP/hektar. Adapun varietas padi yang ditanam; Menthik wangi 20,5 hektar, IR 64 7 hektar, Andel rojo 4,5 hektar, Rojolele 0,5 hektar, padi merah 2,5 hektar dan padi hitam 3 hektar. Penerapan teknologi dalam agribisnis padi organik: benih berkualitas, penggunaan pupuk organik, penggunaan pestisida organic dan agen sihayati dalam pengendalian OPT, tanam jajar legowo, pengairan berselang penanganan panen dan pasca panen serta pengolahan dan pengemasan beras.

Kambing dan Domba

Wilayah Kecamatan Bandungan meliputi 14 desa dengan area sawah 2.602 hektar dan lahan tegal 866 hektar, merupakan daerah bergelombang pada ketinggian 300-750 meter DPL dari areal sawah dan tegal tersebut merupakan sumber pakan hijauan ternak yang cukup melimpah. Kambing-domba merupakan jenis ternak yang banyak dipelihara dengan populasi mencapai 5.090 ekor.
Agribisnis kambing-domba terus berkembang sesuai program dinas dan pendampingan melalui pembelajaran petani dan penumbuhan KUB yang difasilitasi oleh P3TIPIFEATY. Pada tahun ini agribisnis kambing-domba berkembang di 14 desa se Kecamatan Bandongan dengan menerapkan teknologi: kandang panggung. pakan silase.
pakan tambahan dan penanganan kesehatan ternak. Adapun jenis ternak yang dipelihara: kambing Jawa randu, kambing PE dan domba jawa. Dari hasil pemeliharaan yang intensif tersebut dihasilkan: cempe bakalan yang sehat, kambing-domba siap potong

Komoditi unggulan itik kalung

Keunggulan itik kalung yaitu karena varian ini memiliki hasil telur yang lebih besar dan lebih cerah kulitnya, Hal ini menjadikan itik kalung cocok untuk dijadikan bibitan unggulan. Selain itu untuk itik kalung jantan karena posturnya yang lebih tinggi maka sering dijadikan itik potong karena dagingnya lebih banyak dan posturnya yang lebih besar juga.

One Comment

  • edy g adi

    Masih diperlukan dukungan program dan kebijakan untuk menjadikan Bandongan sebagai daerah sentra beras dan itik kalung. Disamping itu perlu adanya kesadaran dari pemangku wilayah akan potensi wilayah yang dimilikibya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *