Candi Pawon Magelang

 Bangunan Bersejarah, Wisata

candi pawon magelangCandi Pawon merupakan tempat untuk menyimpan Vajranala, yaitu senjata Raja Indera dalam mitologi India. Letak Candi Pawon ini berada 1150 meter ke arah barat dari Candi Mendut dan berada 1750 meter ke arah timur dari Candi Borobudur, juga merupakan sebuah candi Budha. Saat diteliti secara lengkap pada reliefnya, ternyata merupakan permulaan relief Candi Borobudur.

Candi Pawon merupakan candi yang terletak tepat di sumbu garis yang menghubungkan Candi Mendut dan Candi Borobudur. Candi yang berbentuk persegi empat dengan atap bertingkat dan sebuah bilik di dalamnya ini berukuran jauh lebih kecil dibandingkan dengan Candi Mendut. Letak Candi Pawon cukup tersembunyi, dikelilingi rumah penduduk. Tersusun dari batuan vulkanik dengan perpaduan gaya bangunan Hindu Jawa kuno dan India, serta kemiripan corak ragam hias dengan Candi Mendut dan Candi Borobudur, para ahli sepakat bahwa ketiga candi ini dibangun pada abad yang sama. Hal ini dipertegas dengan Prasasti Kayumwungan atau Prasasti Karangtengah yang bertanggal 26 Mei 824 Masehi.

Menyoal nama candi, kata pawon sendiri memiliki beragam makna dan penafsiran. Dalam Bahasa Jawa kata pawon berarti dapur atau tempat yang biasa digunakan untuk memasak. J.G. de Casparis mengatakan bahwa kata pawon berasal dari kata perawuan atau perabuan. Sedangkan penduduk sekitar mengungkapkan bahwa kata pawon berasal dari pawuan yang berarti tempat pembuangan atau pembakaran sampah. Semua kata tersebut merujuk pada satu hal yakni adanya api atau proses pembakaran di Candi Pawon. Entah hipotesis mana yang benar, namun di dalam bilik candi terdapat 6 lubang angin yang bisa berfungsi sebagai tempat keluarnya asap hasil pembakaran. Lubang angin ini tentu saja menjadi pembeda arsitektur Candi Pawon dengan candi-candi lain yang biliknya tertutup rapat. Selain dinamakan Candi Pawon, penduduk lokal juga menyebutnya dengan nama Candi Brajanalan yang berasal dari kata vajra (halilintar) dan anala (api).

[toggle title_open="Tutup" title_closed="Tarif Tiket Masuk Candi Pawon" hide="yes" border="yes" style="default" excerpt_length="0" read_more_text="Read More" read_less_text="Read Less" include_excerpt_html="no"]Wisatawan domestik: Rp. 1.800 (untuk Candi Pawon dan Candi Mendut)

Wisatawan mancanegara: Rp. 3.300 (untuk Candi Pawon dan Candi Mendut)
[/toggle]



data-ad-client=”ca-pub-6538228045808711″
data-ad-slot=”8421688257″>

Author: 

Adnan Resa , seorang anak dari bapak dan ibu, seorang kakak dan seorang sulung. Blogger kambuhan yang saat ini berusaha mendalami ilmu pesugihan SEO, social media dan E-commerce. Kalau ketemu dijalan mohon disapa. Ikuti update dari saya di tombol social dibawah ini. Tetep buncit tetep sehat dan happy maos sedulur. Salam kemepyar!

No Responses

Leave a Reply